Aktif
Mengajar di Dunia Kampus Sambil Manyiarkan Islam sebagai Wujud Pengabdian Pada
Masyarakat
Muhsyanur
Syahrir, S.Pd., M.Pd.
(Dosen
Tetap Yayasan Puangrimggalatung Sengkang Kab. Wajo)
Muhysanur
Syahrir, yang sehari-harinya akrab disapa Echa, merupakan salah satu alumni
angkatan pertama pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tahun
2009 di STKIP Puangrimaggalatung Sengkang Kabupaten Wajo. Dan juga pada waktu
itu, merupakan satu-satunya alumni yang melanjutkan studi jenjang magister pada
Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar dengan konsentrasi pada
kekhususan Pendidikan Bahasa Indonesia, selesai tahun 2012.
Mengajar di dunia kampus memang
merupakan cita-cita Echa sejak ia kecil. Selain aktif dalam pengajaran pada kegiatan perkuliahan,
juga mengambil aktifitas amaliah menyiarkan Islam baik yang bersifat internal
maupun eksternal kampus (kalangan masyarakat) yaitu melalui kegiatan ceramah-ceramah
agama seperti penyuluhan, khutbah setiap Jumat dan menjadi Tim Safari / Dai setiap bulan Ramadan.
Pengetahuan agama yang menjadikan ia aktif di berbagai lembaga dakwah dan
melakukan pengabdian pada masyarakat melalui kegiatan menyiarkan Islam,
diperolehnya setelah menempuh pendidikan agama (nyantri) selama 8 tahun di
salah satu pondok pesantren ternama di Sulawesi Selatan yaitu Pondok Pesantren
As’adiyah Sengkang.
Kegiatan Pengabdian pada
Masyarakat merupakan salah satu dari Tri
Darma Perguruan Tinggi. Selain aktif di bidang pendidikan-pengajaran,
penelitian, dan juga kegiatan pengabdian pada masyarakat merupakan yang
seharusnya tidak boleh ditinggalkan oleh setiap dosen sebagai suatu pelengkap
dalam mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi. Banyak kegiatan yang
dapat dilakukan dan berhubungan dengan pengabdian pada masyarakat. Demikian
yang diungkapkan oleh Muhsyanur Syahrir, Echa, yang merupakan putra asli Bugis-Wajo kelahiran 22 Agustus 1985.